GIAT GELEGAR II 2012 SEDANG BERLANGSUNG

Minggu,3 Juni 2012 merupakan kegiatan puncak dari serangkaian kegiatan HUT Gudep 03517 – 03518 Pangkalan SMP Negeri 20 Malang yang ke-14,karena pada hari ini pula kegiatan GELEGAR II 2012 yang diikuti oleh peserta dari Sekolah Dasar (SD) se-kota Malang dengan jumlah peserta 37 regu.Terdiri dari 18 regu putra dan 19 regu putri.Berbagai bidang mata lomba seperti Yel-yel regu,Pionering,Pertolongan Pertama,Hasta Karya,Tekpram,dan mendongeng memeriahkan kegiatan GELEGAR II tahun ini

GELEGAR II 2012 SIAP DIGELAR

Kegiatan yang diadakan sejak tahun 2011 kemarin dan menjadi agenda tahunan Gerakan Pramuka SMPN 20 Malang ini atau yang dikenal dengan nama beken “ARTUNGGALAN” ini akan segera digelar untuk yang kedua kalinya,tentunya di SMPN 20 Malang. Gelegar tahun ini pastinya mengusung tema dan jenis kegiatan yang lebih menarik dan lebih meriah dari tahun sebelumnya. Oh iya, GELEGAR merupakan kegiatan puncak dari rentetan kegiatan HUT GUDEP 03517 – 03518 SMPN 20 Malang, yang meliputi Lomba Pramuka tingkat Sekolah Dasar atau lebih tepatnya Anggota Pramuka golongan Siaga. Lomba ini akan diselenggarakan 3 Juni 2012.

Menpora: Seragam Pramuka Bisa Fleksibel

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng punya ide dan inisiatif untuk membuat seragam pramuka jadi lebih gaul. Menteri kelahiran Makassar, Sulsel, 14 Maret 1963, itu ingin model dan motif seragam pramuka tidak monoton serbacokelat. Doktor ilmu politik lulusan Northern Illinois University, AS, tersebut mengusulkan modifikasi batik untuk seragam pramuka. “Anda lihat apa yang saya pakai sekarang. Pakai batik dengan ini juga bisa,” kata Andi sambil memegang kacu atau dasi khas pramuka berwarna merah putih yang melingkar di lehernya.

Andi yang baru saja menghadiri sidang paripurna pengesahan RUU Gerakan Pramuka di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (26/10) lalu, menegaskan bahwa seragam pramuka harus fleksibel. Modelnya harus beragam agar lebih menarik. “Sekarang ini boleh dong pakai batik, lalu pakai ini (kacu pramuka, Red). Yang penting, orang melihat ini pramuka,” ujar suami Vitri Cahyaningsih itu lantas tersenyum.

Menurut bapak tiga anak tersebut, saat ini gerakan pramuka menurun dan dianggap jadul. Karena itu, perlu revitalisasi agar gerakan pramuka kembali menjadi salah satu pilihan aktivitas bagi remaja dan anak muda. Salah satunya adalah memberikan payung hukum kuat berupa undang-undang. (sumber:JPNN.com)

UU Pramuka Akan Diberlakukan Awal Tahun Depan

Makassar: Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Mallarangeng optimis Dewan segera mengesahkan Rancangan Undang-undang pramuka akhir tahun ini. “Tahun depan sudah bisa diberlakukan,” kata Andi saat menghadiri peresmian Lima Mega Proyek Sulawesi Selatan di Trans Studio Makassar, Selasa, (19/10).

Andi mengaku proses pengesahan aturan itu oleh dewan tak lama lagi. “Kita sedang tunggu hasil pembahasan di tingkat fraksi dewan,” kata dia. Menurut dia, aturan tersebut untuk mengembalikan citra pramuka sebagai organisasi yang mempunyai manfaat besar bagi masyrakat. ” Kami ingin Pramuka menjadi organisasi yang paling diminati oleh pemuda,” kata dia.

Dia menjelaskan banyak manfaat dari undang-undang pramuka terutama mendukung kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan Pramuka.”Pramuka butuh aturan agar bisa lebih meningkatkan perannya,” kata dia. Menurutnya, beberapa negara lain sudah mempunyai undang-undang tentang pramuka. “Mengapa negara kita belum punya?,” kata Andi. (sumber: tempointeraktif.com)

Pramuka Mampu Satukan Semua Komponen Pemuda

Menpora memimpin rapat pembahasan RUU Gerakan Pramuka di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Selasa (31/8) siang. (foto:muchlis/kemenpora.go.id)

Menpora memimpin rapat pembahasan RUU Gerakan Pramuka di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Selasa (31/8) siang. (foto:muchlis/kemenpora.go.id)

Jakarta: Bermunculannya organisasi pemuda perlu dibarengi dengan adanya organisasi yang dapat menyatukan para anggota organisasi pemuda tersebut. Gerakan Pramuka dinilai dapat menjadi perekat untuk menyatukan semua komponen pemuda dari berbagai organisasi pemuda, komunitas, sekolah dan lainnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menilai, saat ini sudah banyak bermunculan organisasi pemuda maupun remaja dengan berbagai macam basis. Hal tersebut akibat perkembangan proses demokrasi di Indonesia yang memudahkan setiap kelompok membentuk organisasi ataupun partai.

“Cukup banyak organisasi pemuda baik yang berkaitan dengan partai politik maupun tidak. Yang dibutuhkan saat ini adalah organisasi pemuda yang menyatukan semua komponen pemuda,” ujarnya saat menerima laporan Deputi Bidang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Sudradjat Rasid mengenai pembahasan Rancangan Undang Undang Gerakan Pramuka di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga, Senayan, Jakarta, Selasa (31/8) siang.

Menpora menilai, perlu ada perekat yang menyatukan antar anggota organisasi kepemudaan yang ada. Gerakan Pramuka dapat menjadi perekat tersebut. Menurutnya, dalam revitalisasi Gerakan Pramuka akan diupayakan setiap organisasi pemuda dapat membentuk organisasi kepramukaan yang berafiliasi langsung ke kwartir daerah setempat. Dengan demikian, setiap anggota organisasi pemuda dapat disatukan dalam Gerakan Pramuka. Namun, lanjutnya, Pramuka tidak akan menghilangkan keanggotaan dari organisasinya masing-masing.

“Tapi, Pramuka tidak boleh di bawah partai atau organisasi pemuda pada partai tertentu,” tambahnya. Sebelumnya, Menpora berkali-kali menegaskan pentingnya merevitalisasi Gerakan Pramuka agar menjadi lebih populer. Gerakan Pramuka diharapkan dapat menciptakan kegiatan yang lebih inovatif agar lebih bisa dinikmati kaum muda, juga dengan tampilan yang lebih menarik. Sementara, untuk merevitalisasi Gerakan Pramuka dibutuhkan Undang-Undang. Saat ini UU Gerakan Pramuka masih dalam bentuk rancangan yang masih dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat.

Selain Sudradjat Rasid, ikut dalam pertemuan tersebut antara lain, Asisten Deputi Pengembangan Fasilitator Kepemimpinan Pemuda Zulkifli Akbar dan Asisten Deputi Pendidikan Kepemudaan pada Deputi Bidang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Erlangga Masdiana.(mal)

Dikutip dari:
www.kemenpora.go.id

Presiden Minta Gubernur Dukung Pramuka

VIVAnews- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pejabat terkait memberikan dukungan dan bantuan kepada gerakan pramuka. Bantuan itu termasuk pendanaan gerakan pramuka di wilayah masing-masing.”Kepada menteri terkait saya instruksikan terus memberikan perhatian revitalisasi gerakan Pramuka. Kepada para Gubernur Bupati, walikota agar terus memberikan dukungannya,” kata Yudhoyono dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka ke 49 di Cibubur, Sabtu 14 Agustus 2010.Menurutnya adanya revitalisasi Gerakan Pramuka sejak 2006, Gerakan Pramuka telah menunjukkan aktivitas yang lebih nyata dan beragam. “Citra dan kinerja Gerakan Pramuka semakin berkembang dengan baik. Minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka kembali meningkat,” ujarnya.Dia berharap gerakan pramuka menjadi motor penggerak di abad 21. Gerakan Pramuka dapat menjadi wadah mendidik dan mengembangkan karakter bangsa.Dia juga meminta agar metode pramuka semakin tapat dan sesuai dengan perkembangan zaman. Yudhoyono juga meminta agar Pramuka memperkuat organisasi dan manajemen kepramukaan dengan tepat.Dalam upacara tersebut, puluhan peserta upacara pingsan. Yudhoyono memahami kondisi tersebut karena bulan puasa. “Tapi bagi yang masih kuat yang fisiknya masih segar dan berdiri dengan tegak saya mengucapkan terimakasih dan kebanggaan saya,” ujar dia.

Dikutip dari:

www.vivanews.com

SAMBUTAN KA.KWARNAS GERAKAN PRAMUKA pada hari Pramuka 2010

KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA

SAMBUTAN
KETUA KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA
PADA
PERINGATAN HARI PRAMUKA KE 49 TAHUN 2010
14 AGUSTUS 2010

Yang terhormat,
Kakak-kakak Ketua Mabida dan Mabicab Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Pimpinan Kwarda, Kwarcab dan Kwarran Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Pelatih dan Instruktur Gerakan Pramuka,
Kakak-kakak Pembina Gugusdepan,
Adik-adik Pramuka yang saya banggakan,

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Salam Pramuka,

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kita dapat berkumpul bersama pada hari ini dalam keadaan sehat walafiat untuk memperingati Hari Pramuka ke 49 pada tanggal 14 Agustus 2010.

Selaku Pimpinan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, perkenankanlah saya pada kesempatan yang berbahagia ini menyampaikan ucapan Selamat Hari Pramuka ke 49 kepada segenap keluarga besar Gerakan Pramuka di manapun berada.

Semoga peringatan Hari Pramuka kali ini dapat mendorong Gerakan Pramuka untuk lebih meningkatkan kontribusinya dalam upaya membentuk karakter kaum muda yang baik sebagai calon pemimpin bangsa yang handal pada masa depan.

Kakak-kakak dan adik-adik sekalian yang saya banggakan,

Meskipun data lengkap tidak dimiliki, namun harus diakui sejak beberapa tahun terakhir ditemukan gejala semakin lunturnya semangat dan rasa kebangsaan di kalangan kaum muda yang dapat dilihat antara lain dari rendahnya solidaritas sosial, menipisnya semangat bela negara serta semakin berkurangnya pemahaman kaum muda terhadap sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa.

Bersamaan dengan itu ditemukan pula pelbagai masalah yang terkait dengan semakin menurunnya akhlak dan pekerti kaum muda, seperti menipisnya sifat kejujuran, kurangnya sikap santun terhadap orang yang lebih tua, kurang menghargai pendapat orang lain, penyelesaian masalah dengan cara kekerasan, ingin menang sendiri serta tidak menerima kekalahan.

Ditemukannya dua masalah ini tentu saja tidak meggembirakan. Sejarah telah menunjukkan bahwa keruntuhan suatu bangsa dimulai dengan menurunnya semangat dan rasa kebangsaan serta semakin lunturnya akhlak dan pekerti kaum muda.

Rapuhnya sendi-sendi yang menopang sebuah bangsa ini sangat terkait dengan ketidak berhasilan kita melaksanakan upaya pembentukan watak dan karakter kaum muda. Padahal telah sama diketahui bahwa kaum muda sebagai bagian dari komponen bangsa sangat rentan terhadap pelbagai perubahan yang terjadi pada tata nilai dan budaya bangsa.

Untuk mengatasi masalah yang amat merisaukan ini, menjadi sangat penting peranan pendidikan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter bagi kaum muda. Dewasa ini Pemerintah memang sedang bekerja keras melaksanakan pelbagai kegiatan untuk membangun karakter bangsa guna menjamin keberhasilan pembangunan masyarajat, bangsa dan negara, yang antara lain mempercayakannya kepada Gerakan Pramuka.

Dalam kaitan ini, saya yakin dan percaya bahwa peranan Gerakan Pramuka sangat strategis dan penting. Pendidikan nilai-nilai yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka akan menjamin terbentuknya watak, kepribadian dan akhlak mulia kaum muda.

Kakak-kakak dan adik-adik sekalian yang berbahagia,

Revitalisasi Gerakan Pramuka, yang merupakan salah satu pilar pendidikan bagi generasi muda di Indonesia, telah berjalan selama empat tahun. Revitalisasi yang tujuan pokoknya adalah untuk mengaktifkan kembali Gugusdepan sebagai ujung tombak Gerakan Pramuka, untuk memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka, dalam empat tahun ini telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan.

Secara bertahap, tetapi pasti, Gugusdepan kembali aktif melaksanakan kegiatannya. Secara bertahap, tetapi pasti citra dan kinerja Gerakan Pramuka tampak main membaik. Minat kaum muda terhadap Gerakan Pramuka tampak makin meningkat. Bersamaan dengan itu pelbagai kegiatan kepramukaan telah semakin banyak dilaksanakan. Untuk tercapainya visi dan misi Gerakan Pramuka, yakni mempersiapkan kaum muda sebagai calon pemimpin bangsa yang memiliki watak, kepribadian dan akhlak mulia pada masa depan, pelbagai keberhasilan ini tentu harus dapat dipertahankan dan bahkan semakin lebih ditingkatkan.

Hakekat dasar pendidikan kepramukaan adalah meningkatkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan yakni Satya dan Darma Pramuka oleh seluruh peserta didik, sehingga mereka dapat dipersiapkan menjadi kader pimpinan bangsa yang tangguh pada masa depan.

Dalam kerangka mempersiapkan generasi muda yang seperti ini, diperlukan keberadaan dan eksistensi Gerakan Pramuka yang solid. Dalam kaitan ini ditetapkannya tema peringatan HUT Gerakan Pramuka ke 49 pada tahun 2010 ”Satu Pramuka untuk Satu Indonesia” adalah sangat tepat. Diharapkan dengan tema ini, kita semua dapat menjaga persatuan dan kesatuan organisasi Gerakan Pramuka. Dapat meningkatkan motivasi dan bakti kita untuk lebih memajukan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya wadah pendidikan kepramukaan di Indonesia. Dapat memperkuat dan memantapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya mitra Pemerintah yang tangguh dalam mendidik dan membentuk karakter kaum muda melalui pendidikan kepramukaan untuk Indonesia yang lebih baik pada masa depan.

Kakak-kakak dan adik-adik sekalian yang saya cintai,

Pada kesempatan memperingati Hari Pramuka ke 49 ini perkenankanlah saya atas nama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak memberikan bantuan bagi perkembangan dan kemajuan Gerakan Pramuka. Ucapan terima kasih ini terutama kami sampaikan kepada Bapak Presiden dan kepada bapak-bapak/ibu-ibu Menteri, serta kepada bapak-bapak/ibu-ibu Gubernur serta bapak-bapak/ibu-ibu Bupati/Walikota di seluruh Indonesia, Tanpa bantuan bapak-bapak/ibu-ibu semua, tidak mungkin Revitalisasi Gerakan Pramuka dapat dilaksanakan.

Selanjutnya kepada Pimpinan dan anggota DPR RI kami amat mengharapkan kiranya dapat membantu mempercepat serta memperlancar proses pembahasan Rancangan Undang-Undang Gerakan Pramuka sehingga secepatnya dapat disahkan menjadi Undang-Undang Gerakan Pramuka. Undang-undang yang memantapkan satu Gerakan Pramuka untuk satu Indonesia.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankanlah pula saya mengajak kakak-kakak anggota dewasa Gerakan Pramuka untuk lebih merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah untuk percepatan kemajuan dan perkembangan Gerakan Pramuka sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam mendidik generasi muda yang berkarakter.

Kepada para Pimpinan Kwartir Daerah, Kwartir Cabang, Kwartir Ranting Gerakan Pramuka dan para Pembina Pramuka di seluruh Indonesia saya menghimbau untuk kiranya kita dapat secara bersama-sama meningkatkan kualitas gugusdepan sebagai wahana pendidikan karakter bangsa.

Kepada adik-adik anggota Pramuka di seluruh Indonesia, saya menyampaikan rasa bangga. Sangatlah tepat adik-adik memilih Gerakan Pramuka sebagai kegiatan ekstra kurikuler di sekolah, karena mengikuti sekolah formal saja tidak cukup mengingat sangat terbatas waktu untuk mempelajari berbagai pengetahuan dan ketrampilan yang akan menjadi bekal hidup dikemudian hari. Untuk hasil yang optimal dalam pembentukan watak, kepribadian dan akhlak mulia, adik-adik perlu menambah dan meningkatkan wawasan serta pemahaman, antara lain dengan mengikuti pendidikan nilai-nilai melalui Gerakan Pramuka.

Semoga upaya yang kita lakukan senantiasa mendapatkan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.
Jayalah Pramuka, dan Jayalah Indonesia.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam Pramuka,

Jakarta, 14 Agustus 2010

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Ketua,

Prof. Dr. dr. Azrul Azwar, MPH

Dikutip dari:
www.pramuka.or.id